Showing posts with label semacam puisi. Show all posts
Showing posts with label semacam puisi. Show all posts

Saturday, 10 November 2012

aku terlahir.. 10.11

waktu itu aku menangis lepas
waktu itu pertama kalinya aku menghirup nafas
waktu itu tubuhku bersimbah darah yang mengucur deras
dan waktu itu bertanda kan kumulai hidup di dunia yang keras

ya.. aku terlahir.. 10.11.12




Sunday, 7 November 2010

merapi 26-10-10



merapi...
mendadak kau semburkan awan lembut berduri,,
kau menjerit bergejolak penuh misteri,,
kau muntahkan lava hari demi hari,,
abu panasmu pun terus menghujani,,
seolah kau sedang marah dengan kami,,
amarahmu pun masih berkobar bagai api,,

maafkan kami..
mungkin kami kurang peduli selama ini,,
kami berharap derita ini segera berhenti,,
derita yang membuat pilu dihati,,
derita dari luka yang sulit di obati,,

merapi kapan kau kan berhenti?,,



(unfinished)

Monday, 9 November 2009

introspeksi


Munkin aku terlalu banyak ngomong ini itu..
Hingga aku lupa diri ku..
Hingga tak sadar akan tingkah laku..

Sudah seharusnya aku ingat waktu..
Tentang ksalahan masa lalu..
Tentang kelalaian ku yang sungguh terlalu..
Yang sering kulakukan dan selalu..
Yang tak diharapkan dan menggangu..

Sudah seharusnya ku slalu mnggingat_Mu..
Maafkan aku..
Semoga hati ini belum beku..

Thursday, 20 August 2009

hidup dan tujuan










hidup bukan beban,
bukan kesenangan tuk kemewahan,

hanya tempat berteduh tuk sebuah perjalanan,
bukan kesempatan tuk hanya kagumi keindahan,

hanya sesaat tuk jalan yang dibenarkan,
tapi akan berbalik dan tersia-siakan,
bagi pencari kesalahan tuk kesenangan,

tak usah terlalu banyak berangan-angan,
cukup realistik dengan keadaan,

tak usah mengharap pada keinginan,
jika tak seimbang dengan yang dilakukan,

tak usah ragu pada impian,
jika mau berusaha pasti ada jalan,

satukan pikiran tuk tentukan keputusan,
semua ciptaan sudah seimbang sesuai ukuran,

Tuesday, 18 August 2009

judul sengaja dihilangkan karna alasan trtentu

ktika ku sdang mengalami dera dan siksa,
yg menguras tenaga serta harta,
di jajah dan d aniaya,
hingga lelah dan tak berdaya,
jika bersalah akan d hukum,
harus mengalah dan tanpa ampun..
kini ku bagai karang yang rapuh,,
diterjang ombak bergemuruh,,
meski tampak tangguh,,
tp hatiku mulai runtuh,,
walau slalu berusaha utuh,,
dan slalu berusaha patuh,,

Sunday, 16 August 2009

Cintai hari ini, sebelum berakhir dan berganti..



Mencoba merakit kata menjadi puisi..
Tuk menumbuhkan cinta yang menyenangkan hati..
Mensyukuri nikmat-Nya di hari ini..

Meski ku tau terkadang salah memanfaatkan hari..
Tak sempurna dan tak selalu suci..

Hanya niat dalam hati tuk terus mencari arti..
Berusaha berlari menggantung mimpi..

Aku berharap dapat merubah diri..
Tuk sadar diri dalam introspeksi..
Walau tak tau kpn hari ku di akhiri..
Krn waktu takkan abadi..

Friday, 14 August 2009

bulan


kau terbarkan terang..
kau sinkirkan petang..
walau larut terus menjelang..
kau tetap buatku tenang..
indahmu bersambut bintang..
takkan bosan ku memandang..
takan enyah dan slalu ku kenang..


lamunanku


Pernahkah terbayangkan..
Semua realita mnjdi byangan..
Semua cita2 mnjdi angan_angan..
Semua impian hanya bualan..
Dan hidup mulai trabaikan..

Pernahkah terlintas Ketika udara tak lgi gratis..
Masihkah pantas bergaya seperti artis..
saat kepedulian menipis..

Masih adakah arti sbuah materi..
Saat usiamu harus dibeli..
Berapa detik yang kau minta..
Aku takut kan segera terjadi..
Zaman yang sangat menyayat hati..


palsu

Ketika keyataan membuatku ketakutan..
Ketika pemikiran membuat perpecahan..
Semua keadaan merugikan zaman..
Aku takut hanyut dalam rayuan..
Kesalahan tersembunyi dalam keindahan..
Menjerumuskan mengumbar kepalsuan..
Aku ingin lepas melayang terhempas..
Melawan hujaman deras..
Bebas melawan rasa buas..
Agar aku tegas meski terkuras demi impian yg luas..

Tuesday, 11 August 2009

mati..



Bukan selesai dan berhenti..

Tapi proses yang harus dilewati..
Proses menuju kehdupan yang abadi..
Takan berarti semua ini..
Takan berarti segala materi..
Hanya ibadah stulus hati..
Yang kan terbawa di akhirat nanti..
Yang kan terhitung di hadapan Sang Illahi..

Akankah hanya menunggu hari..
Akankah diam saja dalam bumi..
Sedangkan maut datang tanpa negosiasi..

Perbaiki diri untuk lebih baik lagi..

Mungkin akan lebih berarti..

Saturday, 1 August 2009

DIAMku

TERMANGU SEONGGOK TUBUHKU..
TERDIAM DI RUANG DALAM RAGU..
BERSANDAR MALU TERSUDUT TERPAKU..
MENAHAN DINGINNYA AMARAH DALAM DRAJAT SUHU..
MENGHUJAM KAKU DALAM BEKU..
KU COBA KUATKAN DIRIKU,,,
KU MASUKAN TANGAN DALAM SAKU..
KU LAMBUNGKAN KHAYAL MASA LALU..
TAKKAN LUPA DALAM CATATAN BUKU..
KU HANYA MAKHLUK KECIL BAGAI KUTU..
KU SELALU TAK BERDAYA DI HADAPAN_Mu..
TERSELIP SEDIKIT RINDU TUK BERTEMU..
KETIKA HIDUP INI BAGAI BAYANG SEMU..
DAN TAK ADA YANG TAHU KAPAN SEMUANYA BERLALU..
BERLALU MELEWATI BATAS WAKTU...

Mahluk Manis..

Hidup ini makin miris..
Jutaan hati teriris..
Jutaan mata menangis..

Banyak kejadian yg begitu tragis..
Bertaburan kelakuan sadis..

Makin banyak trlahir iblis..
Dan tak akan mati sampai jaman habis..

Menurunkan kualitas manusia yg semakin mnipis..
Mrasa hebat bagai artis..

Hamparan derita pun terlukis..
Mengancam hidup bagai teroris..
Cerita duka pun tertulis..

Apalah arti kta puitis..
Bukan sperti itu, bukan materialis..
Bukan sperti itu hidup, bukan dengan praktis..

Kau tau apa arti hidup itu.
Ku takut kehilanganmu mahluk manis..
Ku takut hidup ini mmbwtmu trkikis..

25 April 2009 jam 22:34

hawa q...

hawa q...


hadirmu merasuki bawah sadar qu..
pesonamu memacu reaksi kimia tubuh qu..
menimbulkan rasa yang mengganggu..

ingin rasanya qu memilikimu..
hdup bersama mengarungi waktu..
bersatu tanpa ragu..

hawa..
aku mencintaimu..
tak perlu kau tolak atw kau terima ungkapanku..
cukuplah bagiku isi hatimu dalam cermin wajahmu..
karena kata-kata tak berarti bagiku..

aku hanya ingin kau jaga dirimu..
sampai tiba waktuku..
mampu menjaga dirimu..
andaiku tak mampu..
aku tetap berharap kau jaga dirimu..
sampai tiba adam dalam takdirmu..

hawa aku mencintaimu sepenuhnya karena-Nya..

10 April 2009 jam 13:48